
Bos tim Movistar Yamaha, Massimo
Meregalli, puas dengan hasil simulasi balap yang dilakukan Maverick
Vinales. Pembalap baru Yamaha berusia 22 tahun itu memperlihatkan
performa bagus selama tiga hari uji coba di Australia.
Dilansir dari Crash, Kamis 23 Februari 2017, Vinales berada
di posisi 4 pada hari pertama, dan jadi yang tercepat pada hari 2 dan 3.
Dia kembali ada di puncak dalam catatan waktu kombinasi, seperti
terjadi dua pekan sebelumnya di Sepang.
Juara musim lalu, Marc Marquez, menunjukkan konsistensi yang akan
kembali jadi kekuatannya pada 2017. Namun, kecepatan balap Vinales
memperlihatkan bahwa dia bisa menyamai rivalnya dari Repsol Honda itu.
"Pertama-tama Maverick telah sangat cepat. Bagi kami itu sangat
penting, melihat bagaimana dia bisa mengatur simulasi balap. Tahun lalu,
kami banyak menderita dengan degradasi ban belakang. Tahun ini, dia
merasa ban tidak terlalu buruk," kata Meregalli.
Dia mengatakan Vinales melakukan simulasi dengan kecepatan yang
bagus. "Dia melakukan 20 putaran. Pada dasarnya penurunan tidak banyak
berarti. Dia bisa menjaga kecepatan, dan baru terjadi penurunan setelah
17 putaran," ucapnya.
Simulasi balap kedua yang dilakukan Vinales, memberikan waktu
rata-rata 1 menit 29,478 detik setelah 18 putaran. Marquez lebih cepat
dengan rata-rata 1 menit 29,125 detik, namun pembalap Spanyol itu hanya
melakukan 14 putaran.
0 komentar:
Posting Komentar